TRAVEL

» BANGKOK«³

Setelah sekian lama PHP pingin nulis tentang Bangkok Part 3, akhirnya saya nulis juga. Beberapa hari belakang saya sedang agak sibuk dengan urusan kantor, banyak pekerjaan yang saya dan teman saya tidak kerjakan karena ngga’ ngerti mau ngapain ternyata kita sudah melewatkan pekerjaan yang sangat banyak selama 5 bulan, alhasil satu bulan belakangan ini kami harus mengejar deadline. Dan selesai..

Lanjutin cerita jalan-jalan, saya jadi bersemangat. Masih di hari yang sama dengan di Bangkok sih, setelah di postingan kemarin saya masih membahas seputar tempat tujuan wisata, yang ini juga ngga’ jauh dari tempat wisata pertama, kita pergi ke sebrang (jalan) Grand Palace, tepatnya ada sebuah kuil yang terkenal dengan megahnya patung Budha tertidur atau WAT PHO.

Jalan kaki sekitar 30 menit karena harus muter dari gerbang Grand Palace yang sangat besar saya dan teman saya sempat merasa haus dan lapar jadilah kita jajan-jajan cantik (beli jus mangga bangkok & beli camilan) tidak berapa lama juga sudah sampai di WAT PHO, tempatnya memang dari depan tidak terlihat besar, tapi kenyataan setelah masuk saya dibuat kagum (lagi) dengan bangunan yang lagi-lagi megah dan artistik dengan banyaknya warna classic glamour yang menghiasi setiap bangunan. Banyaknya patung miniatur Budha yang menyambut saat saya masuk ke bagian dalamnya.

Melewati gerbang utama kita harus membayar tiket masuk, tidak begitu mahal kok tapi kuil yang satu ini termasuk kuil yang berbayar kalau kita mau masuk di antara banyaknya kuil-kuil yang tidak harus bayar saat kita berkunjung. Sesaat setelah saya mendapatkan tiket, saya berjalan ke dalam ruangan dan nampak begitu besarnya patung yang ada di dalam bangunan tersebut, terlihat dari lubang-lubang kecil jendela bangunan. Sebelum masuk saya dan pengunjung lain di bagikan tas dan kain untuk menyimpan alas kaki yang harus di lepas saat kita masuk, dan kain untuk menutupi pakaian yang terlalu terbuka atau dianggap kurang sopan (kurang tahu juga indikator ke-kurang-sopanan-nya seperti apa) hihihi.

Waktu itu saya datang saat lumayan banyak pengunjung, untuk mendapatkan foto yang pas dan bagus kita harus bergantian dengan pengunjung lain yang pastinya juga ngga’ mau melewatkan waktu mengabadikan moment untuk sekedar berselfie atau membuat video. Tidak hanya pengunjung seperti saya yang hanya sekedar menikmati tempat wisata, ada juga mereka yang memang melakukan ibadah . Tapi begitu terharu dan terpesonanya saya ketika sebagian dari pengunjung yang berbeda-beda kepercayaan dapat saling menghargai ketika ada yang beribadah dan ada yang hanya datang untuk kepuasan hati mengunjungi temat ibadah umat agama lain.

1 jam mungkin saya sudah berada di dalam bangunan patung Budha tidur, saya dan teman-teman memutuskan untuk wisata disekitar bangunan namun masih berada dalam wilayah kuil tersebut. Kita sempat menikmati suasana damai dan tenang diantara banyaknya pengunjung, juga tidak lupa untuk berfoto dan mengabadikan dengan video.

Kurang puas dengan 2 tempat wisata kuil saya dan teman-teman memutuskan untuk pergi ke WAT ARUN, kali ini berbeda setelah kami memesan Grab untuk menuju ke lokasi bangunan kuil ini sedang dalam masa renovasi, jadi kami kurang bisa menikmati. Oiya WAT ARUN sendiri berada di tengah-tengah perkampungan, kampung yang lumayan bagus dan bersih menurut saya karena tatanan yang baik.

Setelah cukup lama berada disana saya mencoba kembali ke Bangkok kota dengan menggunakan perahu sungai yang lumayan bikin jantung copot saat menaikinya. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *